53. Gunakan hyphens atau underscores untuk memisahkan kata di URL (prioritas menengah): sama seperti domain, di URL kata juga dipisahkan dengan hyphens (-) atau underscores (_). Hyphen lebih baik, tapi diluar domain, underscore tetap bisa bekerja dengan baik. Hyphen lebih baik karena banyak search engine spider mengenali hyphens sebagai akhiran kata, tapi melihat underscores sebagai bagian dari kata. Selain itu, dapat terlihat seperti spasi untuk pembaca (karena garis bawah dari link dan garis underscore sering bersatu.), ini yang membuat pembaca/pengunjung sering bingung ketika menuliskan URL dan akhirnya page-nya tidak terbuka.
54. Tulis page yang singkat (prioritas menengah): semakin pendek page, semakin sedikit kita mengulang keyword phrase dan mempertahankan density pada prosentase yang pas. Selain itu page yang pendek cepata dalam loadingnya, dan pembaca menyukainya. Usahakan page berada di bawah 150KB in size.
Split page yang panjang menjadi multiple page dan optimasi setiap pagenya.
55. Hati–hati menggunakan JavaScript (prioritas menengah): sepanjang scriptnya valid dan tidak merusak HTML, kebanyakan search engine akan mengabaikannya. Tapi jangan berharap pada JavaScript saja untuk meningkatkan rangking– kebanyakan search engine mengabaikan content yang ada dalam JavaScript.
56. Sertalan text transcript podcast dan sound files (prioritas menengah): sama seperti image dan flash, search engine tidak dapat mengindex sound file termasuk podcasts. Dengan menyertakan transcript sound file dan podcast, berarti memberikan search engine lebih banyak teks untuk di indeks.
57. Jangan hosting ditempat yang membolehkan spam (hindari!): dalam hal ini semua tipe spammer, terutama search engine spammer. Cari tahu kebijakan dari hosting provider kita mengenai spammer. Biasanya ini tercantum dalam terms and conditions mengenai aktivitas-aktivitas yang mencurigakan. Jika IP kita kena blacklist, maka semuanya akan terblacklist, meskipun site kita tidak melakukan hal-hal buruk.
58. Jangan hosting di tempat yang sering down (hindari!): meskipun search engine tidak memfinalti site yang sedang down, tapi kondisi ini membuat mereka tidak dapat mengindex page karena site tersebut tidak dapat dikunjungi. Jika down beberapa kali dan bersamaan saat search engine spider berusaha mengaksesnya, site dapat di-flag sebagai hilang (gone), dan kemudian spider tidak mau datang lagi. Tanyakan ke hosting provider bagaimana uptime rate mereka dan garansi yang dapat mereka berikan. Uptime kurang dari 97-98% dianggap buruk.
59. Jangan tulis content dengan JavaScript (hindari!): search engine tidak memfinalti site yang menggunakan JavaScript, tapi mereka tidak mengindex content script. Jika page menggunakan JavaScript untuk mendisplay contentnya, akan sangat sulit untuk terindex. Ini juga termasuk page-page yang menggunakan script untuk show and hide text dan page yang menggunakan Ajax untuk content. 60. Jangan abaikan alt text untuk image terutama image dalam text (hindari!): image yang inline dengan text dapat mempercantik tampilan web page, tapi jika alt text di tinggalkan search engine tidak akan mengambil content yang relevan. Perlu diingat semakin berat sebuah page karena imagenya, semakin sedikit kemungkinan search engine akan merangkingnya. Sebagian besar search engine akan merangking berdasarkan text, dan alt text adalah alternative yang kurang bagus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar